Dalam sebuah Riwayat Dikisahkanlah Asal Kelahiran Nabi Sys dari diskusi antara Nabi Adam a.s. dan Siti Hawa.

Sebenarnya dari siapakah manusia itu berasal, dari manakah anak-anak kita ini berasal ? Nabi Adam a.s. dan Siti Hawa berdiskusi. “Manusia berasal dari diriku…” kata Nabi Adam. Akulah yang mengandung dan akulah yang melahirkan, manusia dari diriku.” sahut Siti Hawa.

Dan suami istri manusia pertama itupun bertengkar. Maka keduanya dengan kekuatan yang diberikan Allah padanya mempersembahkan bagian dari dirinya untuk membuktikan dari manakah manusia itu berasal.

Nabi Adam meletakkan spermanya dan Siti Hawa meletakkan telurnya dan kemudian keduanya bermunajat kepada Allah, memohon siapakah diantara keduanya yang paling benar.

Kekuasaan Allah membuat sperma Nabi Adam pun bangkit menjadi seorang laki-laki yang diberi nama Sys. Nabi Adam pun tersenyum kepada Siti Hawa. “Manusia itu berasal dari ku, dari bagian tubuhku, dari spermaku.” Siti Hawa terdiam.

Ratusan ribu tahun kemudian Nabi Adam melihat lahirnya Nabi Isa a.s dari rahim Siti Mariam tanpa dibuahi oleh sperma laki-laki. Siti Hawa tersenyum kepada nabi Adam a.s. “Jadi siapakah yang memegang kebenaran sejati ?”.

Hanya Allahlah pemegang kebenaran sejati. Dan suami istri pertama itupun semakin dalam cintanya pada Sang Maha Cinta

(GIW, dari berbagai sumber)