1. Nabi Syits menerima 50 shohifah. Makna Syis adalah pemberian Allah. Syis itu putra nabi Adam As. Yang paling bagus diantara putra-putranya, paling tampan, utama dan yang mirip dengan bapaknya serta paling disayangi.
  2. Allah menurunkan 30 shohifah kepada nabi Idris as. Nabi Idris adalah termasuk deretan 25 nama-nama nabi yang wajib diketahui dan dipercayai. Beliau terkenal seorang nabi yang pandai dan cerdas, sehingga beliaulah yang mula-mula pandai menulis dengan kalam ( pena). Disamping itu beliau banyak memperoleh ilmu-ilmu yang pada zaman itu belum ada (muncul) seperti : merandak kuda, ilmu binatang, ilmu berhitung, menggunting pakaian dan menjahitnya. Beliau dinamakan Idris karena beliau seorang ahli membaca dan mempelajari kitab-kitab yang diturunkan Allah kepada nabi Adam dan Syits. Nabi Idris as yang keturunan dari Nabi Syits dan nabi Adam juga menjadi kakak bapak nabi Nuh as. Telah diutus oleh Allah SWT untuk mengajak kepada manusia untuk beriman dan mempercayai Allah Tuhan sekalian alam, karena pada zamannya banyak manusia yang senang berbuat durhaka, melakukan kedhaliman baik terhadap keluarga maupun terhadap lingkungan masyarakat, sehingga beliau tidak segan-segan melakukan tindakan dengan memerangi orang-orang yang berbuat dholim ataupun durhaka kepada Allah SWT.

Dengan  keberanian dan kekuatan yang dimiliki Nabi Idris untuk memerangi orang-orang yang berbuat durhaka kepada Allah, maka Nabi Idris mendapatkan derajat yang sangat tinggi disisi Allah SWT dan kepadanya diberikan gelar” Asadul-Usud” (artinya : Singa dari segala singa).

  1. Nabi Ibrahim. Allah menurunkan 20 kitab kepadanya. Ada disebutkan bahwa pada lembaran atau suhuf Nabi Ibrahim terdapat beberapa kalimat : “ sebaiknya bagi orang yang berakal memelihara lisannya, mengetahui masanya, dan menghadapi segala keperluannya”
  2. Allah menurunkan kitab Inzil kepada Nabi Isa as.

Tatkala kandungan siti Maryam sudah besar dan terasa akan melahirkan, maka ia terus saja pergi menjauh dari kelurganya. Kemudian sampai pada suatu tempat “ Baitul Lahmi” (orang Kristen menyebutnya Bet lehm) ia terpaksa berhenti dan bersandar di bawah pohon kurma yang sangat kering dan tidak berbuah. Tak lama kemudian lahir seorang putra laki-laki yang bernama “Isa al-Masih “ (lahir pada tahun 622 sebelum Hijrah bulan Desember) Sesudah Nabi Isa as lahir ke permukaan bumi maka Maryam bersedih dan berduka, bagaimana cara ia memberikan makanan pada Isa sedangkan dirinya seorang perempuan yang lemah, selain itu tanah disekililingnya sangat tandus dan kering. Sehingga pohon-pohon yang ada disekitarnya tidak berbuah sama sekali. Ketika melihat kedudukan yang dialami Maryam, Maka Malaikat Jibril diutus oleh Allah menghibur dan dan menyerukan  dari tempat kamu yang rendah seraya berkata sesuai dengan Firman Allah dalam surat Maryam ayat : 23-26 yang artinya :

Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menyediakan anak sungai dibawahan ( air yang mengalir deras), dan goyanglah pangkal pohon kurma itu kearahmu niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak/matang  kepadamu. Maka makanlah dan minumlah serrta bersenang-senanglah dalam hatimu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah sesungguhnya aku telah bernadzar berpuasa untuk Tuhan yang maha pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini.( QS : Maryam : 23-26).

  1. Allah menurunkan kitab Tauret kepada nabi Musa.
  2. Allah menurunkan kitab Zabur kepada nabi Dawud As sebagaimana terkandung dalam surat Shod ayat 29 yang artinya : Ini adalah sebuah kitab yang kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.

Nabi Daud adalah termasuk Nabi Bani Israil dari anak cucu “ Yahuda” putra Nabi “Ya’kub” as. Beliau diberikan anugrah oleh Allah sebagai seoarng Nabi dan seseorang raja sesudah raja Thalut. Nabi Daud selain diberikan kitab oleh Allah beliau derikan keistimewaan berupa suara yang merdu dan enak didengarkan baik manusia, jin, burung-burung, gunung, angin serta daun-daun, mereka senang mendengarkan suaranya Nabi Dawud. Disamping itu beliau memiliki kekuatan (tangannya) bila memegang besi, maka besi itu akan lunak dan meleleh atau seperti kertas dan dapat membuatnya bermacam-macam keperluan tanpa dipanaskan dengan api. Karena itu beliau melakukan tindakan yang sangat adil dan bijaksana, sehinga ummatnya merasa puas hatinya pada setiap apa yang diputuskan. Maka dari itu Allah memberikan kekuatan dan kejanjian kerajaannya dan juga Allah memberikan hikmah ( kenabian, kesempurnaan ilmu dan ketelitian amal perbuatan ) kepadanya.

  1. Allah menurunkan kitab Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad. Nabi Muhammad lahir kepermukaan bumi bertepatan pada hari senin, 12 Robiul Awwal tahun Gajah atau 20 April 571 masehi di kota Makkah. Ibunya bernama Siti Aminah dan ayahnya bernama bin Abdul Mutholib keturunan suku Arab quraisy.
About these ads